The Lady Finger

February 16, 2012

They Left Their Foot Prints in My Heart!

"Hi! do you like apple?"
this sentence that always came out when I come to new school consisting of students aged 11-15 years old. aren't they lovely?

Photobucket

Photobucket

Teachers from school 83. they are so nice.

Photobucket

Students from school 83 were so amazing! even they cannot speak english very well, but they are always excited when the lessons start. they always asking us for pictures and autographs. some of them add me on skype, facebook and also told me to make Vkontakte (Russian Facebook). they are too lovely to be forget. they best school i've ever attended!

Photobucket

Photobucket

Photobucket

Photobucket

Photobucket

Photobucket

Photobucket

February 14, 2012

The Best Valentine's Day Ever!


Valentine's Day, it doesn't mean you have to spend with boyfriend. it's beyond amazingly amazing when you know that you're not perfect, but your students love you perfectly :')

Photobucket

Photobucket

Photobucket

January 31, 2012

Snow Brings Me So Much Happiness!

For the very first time in my life, finally I touched the snow! hell yeah motherfuckerrrrr!!

Photobucket

Photobucket

I feel wanna cry like seriously! I never thought that I will touch it or even went to Europe before! I feel so blissful. I love winter, but not the wind! It is okay for me if the temperature will be like -20°C without the wind. my friends said that Winter in Europe these days are weird, they suppose to have winter on December, but they have it in the middle of January, actually it's not that important for me because it's my first time to see the snow. I just freaking excited wait the snow falls! play snow wars in the park with kids and make a snowman! hahaha

Photobucket

Photobucket

Photobucket

Photobucket

why I do love winter? because he always hold my hand and he always make me warm when I start to feel cold :)

Photobucket

January 8, 2012

Welcome to UK.....raine : Here We Are, Lost in Translation.

After 15 hours flew and had good food in plane...

Photobucket

Photobucket

Photobucket

Photobucket

Me and Orin finally landed safely here! semua proses imigrasi alhamdulillah lancar!
WELCOME TO UKRAINE!

First impression pas sampai disini itu, kanget ngeliat bandaranya kok kecil banget, dan yang lebih kagetnya lagi biaya taxi dari airport ke pusat kota itu 250 Hryvnia, 1 Hryvnia itu Rp.1.100. hampir 250rb rupiah untuk bayar taxi. why we didn't take a bus or metro? it becauseeee, bawaan koper yang segede dosa dan angklung. so, mau engga mau we decided to take taxi.

Photobucket

Kesan pertama ngeliat kota Kyiv, ini ibu kota lagi perang apa gimana yah? soalnya bangunan-bangunan di Kyiv ini ajaib-ajaib. bangunan sisa perang Soviet nya banyak yang dibiarin gitu aja dan banyak sekali gedung yang engga teurus disana, sayang perjalanan dari bandara ke kota pemandangannya kurang membuat gue berdecak kagum.
oiya, suhu disana pas kita dateng itu masih +3 tapi dinginnya udah kaya -20 buat gue. dingin banget! bahkan salju pun belum turun disini, tapi dinginnya udah menusuk tulang sampai hati pun ikutan beku.
ha ha

Tujuan pertama kita pas sampai di Kyiv adalah mengunjungi KBRI di Kyiv.
oiya, awalnya kita sempat engga boleh di ijikan menginap karena satu dan lain hal. tapi setelah kita berunding via email akhirnya Pak Bowo, staff KBRI sana mengizinkan kita udah menginap semalam disana sebelum kita pergi ke Lviv besok malam. alhamdulillah, at least kita engga usah nyewa hostel dan luckily, pihak KBRI Ukraine baik-baik.

sesampainya kita di KBRI, ada satpam yang menyambut kita mukanya sih sumeringah melihat kedatangan kita, dia engga ngomong bahasa inggris cuma menggerakan tanggannya seolah-olah meyuruh kita "ayoo sini" pas udah di depan gerbang dia bilang "press 10". gue sama Orin masih cengok liat-liatan, trus dia ngarahin kita ke kode bell di depan pager "ten" dia bilang lagi. trus gue sama Orin langsung pencet angka 10. akhirnya bell bunyi, tapi kok engga ada suara yang keluar. (ini bell semacam di film-film korea)
1 menit berlalu...... engga ada tanggapan. akhirnya kita pencet lagi angka 10 nya.
5 menit berlalu...... masih engga ada yang jawab bell dari dalam. jangan-jangaaaaaan pak Bowo engga nyampein pesan kalau kita mau datang pagi ini ke yang piket! gimana nih?? mati beku diluar.
kita nanya ke si satpam "is Pak Bowo there?" trus si satpam mengangkat bahu seolah-olah bilang "mana gue tau, nyong". mari kita coba lagi... gue pencet lagi angka 10 nya.
......... tetap engga ada yang jawab. matilah, mana si mas satpam engga bisa bahasa inggris, ditanyain malah blah bloh. hampir 15 menit berlalu, kita nungguin pintu pager dibuka. dingin banget angin siang itu. udah pakai baju 4 lapis, celana 2 lapis, boots + gloves dinginnya masih aja nembus ke badan.
ayo, di coba lagi deh pencet bell nya.... semoga kali ini berhasil!
kita pencet lagi angka 10 nya....... dan tiba-tiba.. terdengar suara dari dalam "hallo..."
alhamdulilaaaaah! "bapak, kami mahasiswa dari indonesia Kharisma dan Orin pak".... trus bapaknya cuma bilang "oh dari AIESEC yah? sebentar"
engga lama ninggu akhirnya pintunya dibuka juga. alhamdulillah....

Indonesian Embassy di Ukraine ini menurut gue bagus banget! kantornya minimalis, punya basement, ada liftnya dan ada ruang sebagunanya. ternyata kantor ini baru pindah, kantor yang dulu engga sebesar dan sebagus ini kata beberapa teman yang udah berkunjung ke KBRI sini.
ah senang banget disambut hangat oleh pihak KBRI sini.

Besoknya, kita di ajak jalan sama Pak Bowo untuk beli Tiket ke Lviv, ah sebenarnya masih mau berlama-lama di Kiev, tapi serem kalau tinggal disini. entah kenapa orang disini semuanya pada dingin-dingin. Kita dapat kereta jam 10 malam, dan sampai di Lviv kira-kira jam 6 pagi.
habis dari Tempat pembelian tiket, kita diajak ke supermarket untuk belanja ini itu, karena pak Bowo, mau masakin kita sesuatu.
sesampainya di KBRI, pak Bowo ngebuatin kita ikan goreng dan untungnya gue bawa sambel terasi ke Ukraine. maha dasyat sekali ini sambel. berasa di rumah. ditambah lagi si Orin bawa Rendang dan yang paling penting.... kita makan Nasi disini. alhamdulillah.
lebay sih, padahal baru 2 hari di Ukraine tapi udah kangen aja sama nasi. hihihi


Malemnya, kita dianterin ke Rail Station. gue berasa orang penting disini, didampingin sama 3 orang staff KBRI, Pak Bowo, Pak Rully sama Mas Fachri. sebenernya agak ngeri juga perjalanan menuju Lviv. soalnya menurut cerita senior yang beredar, di dalam kereta itu orang-orangnya suka mabuk dan suka malak. udah jiper duluan kan yah nih gue. tapi pas masuk di dalam kereta ternyata gue sama Orin sekamar sama kakek-kakek paruh baya. alhamdulillah, si kakek juga engga bisa bahasa inggris. bentuk keretanya lucu, semacam kamar gitu. jadi mengingatkan gue sama keretanya Harry Potter.


Photobucket

Photobucket

dan perjalanan 10 jam menuju Lviv dimulai....

January 6, 2012

THE DAY IS FINALLY COME!

what do you feel when your dreams come true???
finally, after 22 years of waiting the day is finally come! i'm going to Europe today! not that excited, because i'm going to Eastern Europe, which is Ukraine! and i didn't get Schengen Visa, this kinda sad. hehehe
but, i'm so excited to teach and learn about culture. yes, i'm going to teach Junior High School there. i'll teach English and Indonesian culture of course, i bring a set of Angklung then i'll show them how to play it and we're gonna make a little Orchestra there. ihihi.
hah, i feel nervous yet excited.

i can't believe this day will coming, the day that i only have when i start dreaming about Europe and Snow and finally it become truuuue! Alhamdulillah....
it takes like 24 hours from now and i'll be in Ukraine and feel the winter atmosphere! YAY!


January 1, 2012

2012!

Photobucket

November 21, 2011

Praise The Lord :')

After 17 days of waiting, my Invitation Letter is finally out todaaaaaaay. i almost teared up when i got it on my email :'''')
Thank you, Ustyna.

Perjalanan masih panjang, ayooo semangaaat!

November 17, 2011

Waiting For Invitation Letter Take Much Patience.

Enggak ada yang lebih menyebalkan dari pada menunggu revisi Invitation Letter. sebenarnya gue udah dapet Invitation Letter dari pihak AIESEC Ukraine 12 hari setelah gue dinyatakan lolos interview buat mengambil project di Ukraine. 12 hari itu termasuk proses yang sangat cepat untuk sebuah invitation letter, teman gue pernah nunggu selama 1 bulan buat secarik invitation letter. beruntungnya gue cuma butuh waktu 12 hari buat ngedapetin itu, tapi omongan ini keluar sebelum penderitaan dimulai.

Begini ceritanya, Tazky (si agent dari AIESEC bandung yang ngurusin buat kepergian gue exchange) ngirim email ke gue, ternyata itu adalah invitation letter. gue unduh filenya, dengan mimik yang girang banget. gue mikir kalau gue bakalan ngurus visa lebih cepat dari perkiraan gue sebelumnya. this is miracle! sampai akhirnya gue buka file yang abis gue download.
jeng jeng....... nama Orin Octary muncul (orin, dia temen satu fakultas gue yang kebetulan banget dia exchange disatu kota yang sama dengan project yang berbeda di Ukraine)
ah, aman nih Orin udah dapet IL (invitation letter) nya. saatnya gue buka file ke dua.
dan...... jeng...jeng.... nama Orin Octary juga yang muncul tapi kali ini tanggal lahirnya kok tanggal lahir gue "Orin Octary 12/03/89" i smelled something uncool.
dan ternyata benar aja gitu, namanya salah. langsung buru-buru gue online skype buat ngobrol sama pihak Ukraine nya.
gue : "Ustyna (nama si bule Ukraine) i thought you made a mistake on my IL, you wrote a wrong name, you wrote Orin Octary on it."
si Ustyna balesnya lama ajaaaaa yah, jadi geregetan sendiri loh gue. engga lama ngedumel akhirnya dia bales chat gue.
Ustyna : "fuck"
buseeeeet kakak, gue dikatain fuck sama bule, sekali seumur hidup nih dalam sejarah. gue pikir dia marah sama gue gara-gara gue ngomong kaya gini. akhirnya gue langsung ngadu ke agent Tazky.
gue : "Tazkyyyyyy, gue dikatain Fuck dong sama si Ustyna, padahal gue cuma ngasih tau kalau dia salah nulis nama di invitation letter gue"
Tazky : "haaaah? masa? coba sini chat lo copy-paste-in ke gue"
sehabis gue copy-paste-in chat gue ke Tazky.
Tazky : "ini gimana sih lo anak linguistic engga bisa bedain penuturan, ini pragmatic ras! hahaha. si Ustyna engga marah, dia malahan marah sama dirinya sendiri. nanti coba yah gue omongin ke dia"
adeuh deeeuh, dasar bule. bikin panik aja. akhirnya setelah gue ngadu ke Tazky, si Ustyna ngechat gue lagi.
Ustyna : "laras, sorry it's my mistake. i'll fix it soon. i'll sent the IL tomorrow or the day after. you don't have to worry"
nah gitu dong kakak. setelah dia bilang dia mau benerin IL gue. agak lega, cepet ini pikir gue.

Penderitaan belum berakhir pemirsa...
setelah si Ustyna menjanjikan pengiriman IL gue besok atau lusa, gue sebagai orang yang sangat tepat janji pastinya gue tagih dong yah, karena sampai detik ini itu IL belum mampir ke email gue. iya sampai detik ini loh, detik dimana gue nulis blog ini. ini udah hampir 2 minggu gue diiming-imingin kata "you don't have to be worried" yaaa kali deh, Us! gue harus banget apply visa sebelum christmas. karena pas natal orang-orang pada ribet liburan. begitu juga pihak embassy, dan yang paling bikin deg-degan adalah gue harus jalan tanggal 6 Januari. kalau gue apply visa bulan Desember belum tentu visa bisa keluar 2 minggu kan? visa Europe itu terkenal sedikit "menyebalkan". belum lagi gue harus booking ticket, dia enggak tau apa yah ticket pesawat ke Eropa saat peak season menjelang natal dan tahun baru itu harganya ngalah-ngalahin harga motor? entah kenapa, gue bawaannya jadi emosi. kemarin pun gue ninggalin offline messange ke dia bilang "Ustyna, how is the invitation letter? has it done? cus i'm in rush, i have to apply for the visa before 26 of november. because in indonesia kinda difficult to make the visa. thank you, Ustyna.", tapi yang ada chat gue di diemin loh, dan engga ada offline message balesan satupun dari dia.

Dear Ustyna, bete banget loh rasanya nungguin Invitation Letter yang engga dateng-dateng. sama betenya kaya nungguin pangeran kuda putih buat bangunin Snow White yang habis makan apel. eh engga deh, lebih bete nungguin jodoh gue yang engga kunjung datang. loh ini apaan kok jadinya malah curhat? -__-

October 24, 2011

Forget The Shit and Move On

"I believe that being happy is pretty simple, you just need to figure out what makes you happy and then do it, even if it scares you. but everyone has an opinion on that subject and there are a lot of little things that can eat away at your everyday happiness. TV is one of them, apparently, and so is perfectionism. faking happiness is also a bad idea, but thinking about what made you laugh today can put you back in a good mood. it also helps to remember that if you’re having a bad day, it might actually just be all in your mind.

Remember that the grass is rarely greener on the other side, and that you should set your life goals as the person you are and not who you wish you were. it is also important to remember that not every day is going to be good, and sometimes long stretches of time will be bad. for that reason, pursuing happiness might not be a great idea in the first place. sometimes you just need to look at the bad times as a time to learn and grow."

October 22, 2011

In Love With Vintage Tones and Light Leak Effects

Photobucket

Photobucket

Photobucket

Photobucket

Photobucket

Photobucket

I'm totally in love with vintage tones and light leak effects and i just downloaded so many actions for photoshop. if you guys looking for effects or maybe tones for photoshop, you can download it on DeviantArt.

October 17, 2011

They Call It Love

May, 2010

Photobucket

Photobucket

Photobucket

Photobucket

Hendra & Dania
Photo by Me


March, 2011

Photobucket

Photobucket

Photobucket

Rizal & Diah
Photo by Me
Edited by Me


May, 2011

Photobucket

Photobucket

Photobucket

Photobucket

Nana & Jaka
Photo by Me

I love take a Pre-Wedding Photoshoot, as an amateur photographer to establish emotion between clients and photographer is not easy.

October 10, 2011

Happy 29th Wedding Anniversary Mom and Dad :)

There must be a hurricane, there must be the rain, there's no a smooth path in life and there's always be disappoiment in every good relationship. but there's always a blue sky after the hurricane, there's always a rainbow after the rain and there's always a happy ending in every story.

HAPPY WEDDING 29th ANNIVERSARY MOM AND DAD.........

Mom, you're the strong woman i've ever met, you're the reason why i'm still here.
Mom, you're the light of my life, you're my soul, you're my spirit, you're my everything.
Mom, i'll make you proud of me. i'll give my best for you mom.
Thank you, for give me everything that i want. everything.
Thank you, for pray for me in every second, minute and hour in everyday.
Thank you, for fight for me..
Mom, I owe you everything...

Dad, this feeling mixed into one.
i can't say anything, just Thank You.

I wish you can through all these bad and good things that God has given.
I wish you always happy and stay together until the end of time..........

October 3, 2011

When The Sky Turns Blue : Dream, Believe and Make It Happen!

Ketika ditanya "Apa sih mimpi lo, Ras?" jawabannya simple banget "gue mau ke luar negri melakukan sesuatu hal yang berguna disana dan bisa bikin bangga keluarga." yaaiyalah semua anak juga mau bikin bangga orang tua, tapi ke luar negri? hhmmm, apa lagi mimpi untuk melakukan "misi kecil" dinegara maju harus mempunyai modal awal yang cukup besar, kan? sedangkan modal otak saya tidak mungkin bisa untuk kerja diperusahaan-perusahaan besar disana. hahaha.

Saya terlahir bukan dari keluarga yang berlebihan atau kaum borjuis, saya terlahir dari keluarga yang "cukup" bahagia atas segala pemberianNya.

Prestasi saya di sekolah dari sekolah dasar sampai kuliah tidak menunjukan kemajuan yang signifikan. saya bukan murid yang tekun, bukan mahasiswa yang rajin. saya sering mendapatkan nilai C atau bahkan D. saya bukan anak yang membanggakan untuk orang tua dalam bidang akademik. tapi saya punya keinginan yang kuat untuk membanggakan orang tua dalam bidang lain. ayah saya pernah bilang "enggak perlu jadi anak yang pintar, cukup menjadi anak yang kreatif dan cerdas untuk sukses. karena anak yang kreatif dan cerdas sudah pasti sukses tapi kalau anak yang pintar belum tentu sukses." kata-kata ayah itu membuat saya semangat dan membangkitkan percaya diri "i have to do something new, something bigger to make them proud"

How to make it happen? dengan cara berusahalah yaa...
enggak cuma memfollow info beasiswa di twitter tapi saya rajin cari tahu gimana cara mendapatkan beasiswa. sampai berkonsultasi dan banyak nanya sama teman yang baru pulang dari Ukraine dan Turkey. ternyata mereka mengikuti program dari AIESEC. apa sih itu aiesec? setelah mencari tahu dari mbah google dan bertanya kanan kiri serta ikut Exchange Exhibition yang diadakan oleh AIESEC Bandung di ITB tahun lalu menyuruh saya untuk mencari tahu lebih dalam tentang "apa sih itu AIESEC?"
(AIESEC identifies itself as "the international platform for young people to explore and develop their leadership potential."It annually offers “9,000 leadership positions and delivers over 530 conferences to [its] membership of over 64,000 students". AIESEC also runs an international exchange program that enables over 16,000 students and recent graduates the opportunity to live and intern in another country.” via Wikipedia)

Setelah bergelut dengan keingin tahuan saya tentang AIESEC, serta ingin membuat bangga orang tua dan dengan dikasihnya dorongan yang kuat dari ibu, senior saya yang sudah mengikuti program tersebut serta sahabat saya si Editha Nurida yang mendapatkan Beasiswa ke Prancis (salah satu inspirasi saya untuk menginjakan kaki di benua biru) , akhirnya saya memberanikan diri juga untuk ikutan AIESEC.

Bismillah....

ternyata enggak gampang juga yah untuk join AIESEC dan seleksinya dibagi dalam beberapa tahap. seleksi awal saya harus melakukan pengisian formulir, melampirkan cv dan motivation letter. jika berkas tersebut lolos saya bisa maju ketahap selanjutnya, yaitu Forum Group Discussion and General Knowledge. dan alhamdulillah saya lolos.
oiya, dan yang bikin saya keringet dingin adalah penggunaan bahasa inggris disetiap seleksi.
berhubung bahasa inggris saya amuradul saya cuma bisa modal "Pede" aja deh.
setelah Forum Group Discussion and General Knowledge, kita disuruh menunggu pengumuman apakah kita lolos untuk ketahap selanjutnya atau tidak. dan alhamdulillah, saya lolos juga.
tahap selanjutnya adalah Interview. ini nih yang bikin saya mules 3 hari. ngebayangin pertanyaan dan penggunaan bahasa inggris dengan gramatikal yang ancur, percaya diri saya sempat kendor. saya telfon ibu setiap hari untuk minta doa restu, dan ibu pun selalu memberi semangat kepada putri semata wayangnya ini "ayoo semangat dek, kamu pasti bisa. yang penting pede gak usah takut yah, nak. jangan lupa sholat minta sama Allah SWT biar dilancarkan semuanya. mama selalu mendukung adek." senang bercampur haru mendengar suara ibu ditelfon.
hari H pun tiba, tangan keringat dingin, kepala tiba-tiba migrain pusing kelieyangan, posisi saat itu juga lagi puasa, semakin deg deg-an.
setelah ketemu sama si "penerinterview" tangan semakin dingin, mungkin wajah saya juga berubah pucat. interview dilakukan kurang lebih satu jam, ditanya ini itu. saya jawab pakai bahasa inggris ala Tarzan, ngasal tapi tertuju maksudnya. untung Sheilla (si penerinterview) bisa mengerti dan cepat menangkap maksudnya saya, apa mungkin karena faktor nerveous juga bahasa inggris jadi kacau dan tiba-tiba bisa lost words.

satu jam berlalu....
akhirnya interviewnya selesai. Sheilla bilang "tunggu aja sms sampai besok pagi atau besok lusa yah, lolos seleksi atau tidak dikabarinnya via sms. goodluck, Ras."
merinding dengarnya. saya pesimis enggak bakal lolos, dikarenakan bahasa inggris saya yang ancuuuuur. but i still hoping for the best result, if i didn't get it at least i have tried.
semalaman galau karena sms enggak kunjung datang juga.... "aaargh positive ini gue gak dapet, Ta aiesecnya." ke Editha. "yaelah, Ras. sabar kenapa baru juga tadi interviewnya. sabar dulu. besok kali disms."

sedikit cerita tentang Editha Nurida
Editha si cewek Galak. cewek gemini yang tomboy tapi berusaha untuk jadi feminim ini adalah pribadu yang menyenangkan dalam bertukar pikiran dan bersenda gurau (bahasa gue jijik gak, ta?) kita baru kenal setahun belakangan ini, saya baru kenal Editha ketika saya pindah kosan ke Pondok Tiara. first impression when i met her "dih ini orang mukanya nyolot banget yah, gak bisa santai apa ngeliatin orang? pasti anaknya sengak"
ternyata saya salah besar, sangat besar. si Editha jauh dari kata-kata sengak. justru kebalikannya, dia pribadi yang menyenangkan dan agak malu-maluin kalau galaknya udah datang. ha ha ha.
entah kenapa, saya bisa begitu cepat dekat dengan dia mungkin karena zodiak saya Sagitarius yang cocok kalau berteman dengan Gemini. tapi bener loh, saya baru berteman setahun tapi rasanya kok kayak sudah lama menjalin persahabatan, we shared each other.
kita selalu meluangkan waktu dimalam hari untuk sekedar mengobrol ngalor ngidul. apa saja yang kita omongin bisa jadi bahan ketawaan malam-malam. kita punya julukan "my midnight-chat-mate" karena kita pasti bisa lupa waktu kalau sudah ngobrol, dan enggak terasa kalau sudah tengah malam. singkat cerita, editha sosok cewek yang gigih untuk mendapatkan mimpinya, sampai suatu hari dia tidak sengaja keceplosan cerita ke saya kalau dia mendapatkan beasiswa ke Prancis. hebat! dari situlah Editha mulai menjadi sedikit "galak" sama saya "Ras, lo klo punya mimpi jangan ngomong doang. tapi buat mimpi lo jadi nyata, Ras. lo mah cuma ngomong aja mau ke Korea buat study tapi gak ada action nya. payah lo mah. belum dicoba udah nyerah." omongannya menohok sanubari. tapi bener banget omongannya membuat jiwa muda saya menggebu-ngebu ikutan AIESEC. oiya, ada lagi omongannya yang selalu saya ingat "kita belum sukses klo belum bisa mengajak teman untuk sukses juga, jadi nanti klo lo udah sukses jangan lupa ajak temen lo buat ikutan sukses."
Editha emang belum sukses mengajak saya kerja disuatu perusahaan di Eropa. tapi dia sukses sudah bikin saya ingin ikutan AIESEC. dan setidaknya sebelum kepergian dia ke Prancis untuk menuntut ilmu saya sudah memberi dia kabar baik.
thanks to you, my dear Donkey.. i owe you one :)

Rasa sabar saya menanti sms dari Sheilla sudah musnah, yang ada hanya rasa pesimis enggak lolos tahap akhir. "belum di sms juga nih Ta, mungkin emang gak dapet kali nih. emang belum rejeki gue" melas saya "tuh kan lo selalu deh yah, Ras kaya gitu. belum apa-apa bilang "belum rejeki kali, Ta" capek ah gue nyemangatin lo klo lo nya ada belum apa-apa udah nyerah. tunggu dulu sih" gertak editha.
sudah ah saya capek nungguin sms yang enggak bakal dateng, actually i'm waiting in vain. akhirnya saya tinggal tidur aja.

Besok paginya ada sms di handphone bilang
"Dear Kharisma Laras, I'm Sheilla from AIESEC LC BANDUNG just wanna say............... CONGRATULATION u've been passed in intervew process! so start from now you're member of AIESEC. for more details about your exchange program, i will give u the info in your email later."

Terharu, bahagia bercampur aduk jadi satu. saya langsung menelfon ibu untuk memberi tahu kabar gembira ini. "mamaaaaaa, aku lolos interview. aku bakalan ke luar negri buat exchange program. aaa gak percaya bisa lolos padahal adek kira aku gak bakalan dapet ma." terdengar kebahagian dari suara ibu ditelfon, saya yakin pasti mata ibu berkaca-kaca terdengar dari serutan ingus dari hidungnya "Alhamdulillah nak, gak sia-sia doa dan mimpi kamu. mama senang dengarnya. ini juga berkah bulan Ramadhan. Allah SWT sayang nak sama kamu."

yes, something precious is worth to wait.

Saya sudah memberi kabar gembira kepada ibu dan teman saya yang selalu mendukung mimpi saya, Editha. perjuangan saya, doa saya, serta dukungan mereka tidak sia-sia. thanks to both of them.

sedikit saran...

buat kalian yang mempunyai mimpi yang besar, janganlah takut untuk mencoba mewujudkannya. believe it or not dreams do come true. tinggal gimana usaha kita untuk mencoba, berusaha dan berdoa. Kita berusaha, tapi Tuhan yang menetukan (dari seberapa besar usaha kita) if we struggle for it, then viola! God will help you to make your dreams come true :)

oiya, if you want to know more about AIESEC feel free to visit
www.aiesec.org

September 11, 2011

When The Sky Turns Blue : Sedikit Pengakuan Tentang Tuhan.....

whatzzzzzz up!

Haduh ternyata it has been like a century i didn't updated my blog! apakabar dunia? tetap asyik? kalau ada yang nanya saya apakabar, pasti saya akan langsung jawab " I AM SO FINE AND VERY HAPPY" lebay? enggak ah, soalnya setelah beberapa lama saya terpuruk dan bergalau ria dengan keadaan yang seharusnya tidak perlu untuk digalaukan, akhirnya saya bangkit. horeeee~

Tanggal berapa sih yah sekarang? oooh today is September 11th. hhmm today WAS the most day that i've been waiting for every year. today was the loveliest day every year. today wrote the unforgettable moment every year. in every September, we usually wrote a new story of ours, from 2007 to 2010.
those grey skies gone far away from my head, and it turns into blue...

welcome new life, new me :)

Sedikit Pengakuan

Gak perlu waktu lama untuk sedih-sedihan akibat putus cinta, karena dibalik hal yang menyedihkan itu Tuhan pasti akan ngasih hal 100x lipat membahagiakan. and i believe that!

Entah kenapa yah saya merasa agak sedikit religius setelah kejadian 18 Januari itu, sebenarnya saya buka pribadi yang selalu ingat Tuhan dikala saya sedih ataupun senang, eh tapi bukan berarti saya gak punya agama loh, di KTP sih ditulisnya Islam. ehehe
saya enggak mau jadi pribadi yang munafik, saya BUTUH Tuhan dan saya TAKUT akan Tuhan. ketika Tuhan sudah murka habislah kita (saya) makanya sebelum Tuhan murka sama saya, saya berinisiatif untuk mendekatkan diri dulu. layaknya pacaran, tak kenal maka tak sayang kan? begitu juga kalau mau mendekatkan diri sama Tuhan. enggak perlu terlalu dipaksakan untuk menyukai suatu agama, yang penting mempunyai keinginan dulu seberapa besar sih keinginan kita ingin dekat dengan Tuhan (eh iya ini bukan mau menggurui siapapun loh yah, ini hanya cerita berdasarkan pengalaman pribadi).

Saya ini sosok yang jauh dari kriteria cewek religius, latar belakang keluarga pun enggak begitu religus, apalagi ayah saya. beliau sosok pemimpin keluarga yang jauh dari kata "sempurna" ayah saya malah senang mempelajari beberapa agama, salah satunya Hindu. kenapa Hindu? kata beliau, Hindu itu mengajakan umat tentang keikhlasan hidup, entah dapat filosofi darimana itu si ayah, yah mungkin beliau lebih mengetahui agama tersebut dibanding saya. salah satu alasan ayah saya tertarik akan agama Hindu salah satunya karena he loves Bali, he loves yoga and meditation. bahkan rumah kami pun disulap menjadi rumah-rumah minimalis ala-ala Bali, lengkap dengan umbul-umbul sesajen diatas pintu rumah kami. sampai ada sales-sales yang suka mampir kerumah menawarkan barang mengucapkan salam bukan "Assalamualaikum" melaikan "Om Swaistiatu" sedikit kaget sih dengernya, mungkin mereka mengira orang yang dirumah ini adalah orang Hindu. syukur alhamdulillah, ternyata iman ayah saya cukup kuat untuk tidak berpindah kepercayaan, dan cukup sekedar mengambil pelajarannya saja dari ilmu agama tersebut.

Sangat bersyukur, walaupun bukan terlahir didalam keluarga yang religius. tapi saya mempunyai pedoman masa depan untuk takut akan Tuhan, yaitu ibu saya.
walaupun ibu saya terlahir didalam keluarga religius dan nenek saya yang berdarah minang itu yang notabene adalah guru ngaji, tidak menjanjikan anaknya untuk menjadi religius.
ibu saya yang terlahir dikeluarga yang agak kolot tapi sedikit modern itu sangat dibebaskan untuk berekspresi tapi tetap harus berada dijalur yang benar.
baru hampir 10 tahun belakangan ini ibu saya menjadi sosok yang religius, pada saat dimana masa-masa sulit datang menghampiri. mungkin pada saat itu ibu sedang dikasih "sentilan" oleh Tuhan untuk datang dan curhat hanya padaNya dan ibu saya pun mempedalami ilmu agamanya, lebih banyak beribadah dan pergi Umrah. dari kejadian "sentilan Tuhan" di tahun 2010 akhir dan kepergian ibu Umrah, perjalanan sipiritual saya dimulai.

"Everything's beautiful in God's way"

Awal kandasnya hubungan saya dengan si dia, saya merasa ada awan hitam yang mengelilingi kepala dan hatipun berselimutkan duka. memasuki masa galau yang berlebihan saya cuma bisa cerita kanan-kiri tentang betapa hancurnya hati saya melihat si dia punya pacar baru. kalau ingat-ingat hal itu rasanya sedikit geleuh. emang bener, yang namanya move on itu harus ada niat yang sangat besar dari diri kita sendiri. susah sih awalnya, yaa gimana yah 3 tahun pacaran dan harus kandas ditengah jalan, meninggalkan memori yang tak terlupakan. minta saran untuk move on kekanan-kiri layaknya orang yang lagi minta sponsor untuk beasiswa, maksa tapi gak mau ribet. minta saran doang tapi kadang sarannya masuk kuping kanan keluar kuping kiri. yaa namanya juga orang lagi putus cinta, lagi labil. sampai dimana akhirnya saya capek akan kelemahan diri sendiri "gue harus move on! harus banget, gue harus bisa happy tanpa doi. gue bisa mandiri tanpa doi dan yang paling penting gue harus lebih maju tanpa dukungan doi (untuk kuliah dan menggapai cita-cita keluar negri)". karena keinginan yang besar untuk move on itulah, saya berdoa sama Tuhan agar saya diberi kekuatan dan keikhlasan untuk melewati semua "kegalauan yang berlebihan" atas izin Tuhan pun, alhamdulillah tahap satu ujian dariNya untuk move on dan menata kembali hati yang hacur serta merajut kembali pikiran yang sedikit kusut sudah bisa saya lalui. it's time to see the future!

Intinya, dimana ada kemauan pasti ada saja jalannya, dengan kita meminta kepadaNya dan berusaha tentunya. Tuhan itu Maha Baik, Maha Pemaaf, Maha Segalanya. tanpa izinNya dan usaha dari saya juga tentunya, saya enggak akan bisa seperti sekarang ini. menjadi pribadi baru yang bahagia dan sangat bersyukur atas nikmatNya saya dikasih orang-orang baik yang sayang sama saya. sangat bersyukur sekali. sangat berterima kasih kepadaNya, walaupun saya dulu sempat berfikir, "kenapa sih cobaan yang dateng ke gue ini sangat bertubi-tubi? kenapa gue enggak dikasih nafas dulu untuk hidup bahagia?" akhirnya sayapun merenungi ini semua, dan sahabat saya, Ajeng dan Editha bilang "semakin lo dikasih cobaan sama Tuhan itu tandanya, Tuhan lagi nguji lo, seberapa sabar dan bersyukurnya lo bisa melewati cobaan ini." yaa inti dari nasihat mereka kurang lebih seperti itu. hari demi hari saya mencoba memperbayak ibadah untuk mengetahui apa sih sebenarnya maksud dari cobaan ini semua? yaa kembali lagi, walaupun saya bukan pribadi yang religius, saya masih suka melewatkan solat 5 waktu. tapi setidaknya satu hari saya pasti melakukan ibadah untuk sekedar "curhat" dengan Tuhan dan meminta kekuatan untuk melewati segala cobaan yang Ia berikan.

Tuhan itu benar-benar tidak tidur. Dia melihat betapa menyesalnya gue sudah meragukan akan kehadiranNya. sekali lagi Tuhan itu Maha Baik, Maha Pemaaf dan Maha Segalanya.
Ia sungguh baik, mau mendengarkan segala keluh kesah, mendengarkan permintaan saya yang tidak sedikit dan mengabulkannya satu persatu. Ia sungguh pemaaf, mau menerima kembali jiwa yang kotor, mau menerima kembali hambanya yang sudah meragukan akan keberadaanNya, dan mau menerima permintaan ampun walaupun hambannya sudah melakukan kesalahan yang notabene terhitung dosa besar. Tuhan itu Luar Biasa.

Bersyukurlah atas kehadiranNya, bersyukurlah atas karunia yang Ia berikan, bersyukurlah atas nikmat untuk bernafas, besyukurlah karena kita masih diizikan hidup bersama orang-orang tersayang, bersyukurlah atas kepercayaanNya kepada kita untuk membuat orang tua bangga, dan bersyukurlah sebelum masa "expired" kehidupan datang. bersyukurlah dari hal yang kecil terlebih dahulu, dan dari hal yang kecil tersebut bisa mendatangkan kebahagiaan yang besar :)

June 14, 2011

한국, I'll See You One Day!

Semua karena pengaruh film, drama, musik, artis-artisnya bahkan makanannya, saya jadi ingin menggunjungi Korea Selatan. Korea Selatan sangat pintar mempromosikan negaranya melalui artis-artisnya. sampai jingle Visit Korea pun menggunakan jasa artis untuk mempromosikannya, salah satunya Girls Generation (SNSD), Super Junior, 2PM, TVXQ, JYJ, BigBang dan masih banyak lagi. saya kagum sekali dengan pemerintahan korea, kagum dengan kota-kotanya, kagum dengan ramah tamahnya orang-orang korea, suka dengan bahasanya, dan suka dengan makanannya. semua ini sudah menjadi obsesi saya untuk mengunjungi negara yang maju akan pariwisatanya itu. kalau ada kesempatan untuk mengunjungi Korea Selatan saya akan melakukan hal-hal menyenangkan disana dan saya sudah mempersiapkan kemungkinan tersebut.

Seoul: 11 Things to Do


Don't Forget To Bring Seoul Subway Map
Photobucket

Don't Forget to Buy T-Money Card
(can be use in bus, subway, public telephone, vending machine, etc.)
Photobucket

Go To Myeong-Dong Street
Photobucket

Relaxing at Cheonggyecheon
Photobucket

Go Shopping at Namdaemun Market
Photobucket

Go to Itaewon, The Place For Foreigner
Photobucket

Having a Korean Cuisine
Photobucket

Go Skiing at Yongpyong Ski Resort
Photobucket

Let's Do Some Fun in Everland Resort and Lotte World
Photobucket

Carribean Bay
Photobucket

Lotte World
Photobucket

Taking Picture at Namsan Tower and Lock Up Our Love (?)
Photobucket

Photobucket

Go to Ssamsiegil, Insan-Dong : The Special Spiral-Like Stairway
Photobucket

Selain tempat-tempat yang menyenangkan di Korea, saya juga jatuh cinta sama sense of fashion-nya remaja-remaja korea. walaupun saya bukan seorang pengamat fashion dan fashion is not my passion, saya jatuh cinta dengan gaya berbusana remaja Korea. mereka kadang suka berdandan agak kehebohan sih tapi enggak seheboh Japanese fashion, Korean fashion itu jauh lebih simple. i love their Autumn or Winter style!

Photobucket

Photobucket

Photobucket

Photobucket